Sabtu, 16 Juni 2012

Selamat Hari Ayah

Hari ini adalah peringatan hari ayah sedunia.
Terima kasih untuk ayah yg selalu mendukung dan memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih jalan hidup mereka masing. Prinsip ayah dlm mendidik anak-anaknya "memberikan kebebasan yg bertanggung jawab". Tidak pernah melarang kita melakukan apapun selama itu dalam batas yg wajar. Sehingga kamipun tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan yang telah dia berikan.

Ayah adalah manusia yang paling cerdas dan sangat membanggakan. If you know well my dad, you'll also proud of him. believe me,,haha

Kembali lagi tentang "Ayah"..
Dulu ketika zaman jahiliyah, sebelum islam datang, Para Ayah sangat membenci anak perempuan. Mereka menganggap anak perempuan adalah aib keluarga, sehingga ayah-ayah pada masa itu mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Sungguh sangat megerikan...

Sayyidina Umar pun sebelum memeluk agama islam pernah mengubur anak perempuannya. Ketika anak perempuan beliau masih balita, lagi lucu-lucu dan imutnya, beliau menggendong anak perempuannya tersebut dan membawanya ke tengah padang pasir.

Setelah sampai beliau menurunkan anaknya, kemudian beliau menggali dan terus menggali pasir. Sang anak yang lucu dan polos bermain sendiri tanpa tau nasib buruk yang akan menimpa dirinya. Dia masih tertawa dan berlari kesana kemari. Sesekali dia menanya apa yang sedang dilakukan ayahnya, namun Sayyidina Umar hanya diam dan terus menggali pasir.

Ketika pasir yang digali sudah cukup dalam, beliau menggendong anak perempuannya dan memasukkannya kedalam lubang yang telah beliau gali. Kemudian beliau menutup lubang tersebut dengan pasir.

Namun setelah Islam datang, anak perempuan derajatnya diangkat dan dimuliakan, sehingga tidak ada lagi cerita yang menyedihkan seperti diatas. Begitulah islam, benar-benar agama rahmatal lil'alamin..

Mengenai Sayyidina Umar, tahukah teman2, pada wajah beliau terdapat cekungan bekas aliran air mata. Saking seringnya beliau menangis, bertobat terhadap apa yang telah beliau lakukan dulu terhadap putri yang disayanginya. Klu beliau sudah masuk islam, tentunya beliau tidak pernah melakukan hal seperti itu. Tobat nasuha dari beliau memang pantas diacungi jempol. (another side dari ayah yg membanggakan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar