Fiuhhh,, hari ini pulangnya agak telat.
Habis taklim rutin jam stengah 6, trus aku nungguin Yanti (identitas disamarkan) di FSI. Pas Yanti datang kami berdua langsung cabyut... Sambil jalan menuju gerbang buat keluar, kami berdua mikir “hari ini makan apa ya? Masa makan makanan mba ni sama mbak syal terus sih,, bosen”.
Ahaa. . untung digerbang masih ada bapak Mie Ayam. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk beli mie ayam. Sebenarnya aku gak bawa uang lebih sih buat beli mie ayam. Sisa uangku hanya tinggal Rp.6000,- (mie ayam satu porsi Rp.6000,-). So, biar cukup buat bayar ongkos kopaja aku minjem uang Yanti. Apa boleh buat, demi mie Ayam, minjem 2 ribu gapapa lah, ntar diasrama juga bisa dibalikin. Untung aja uangnya Yanti pas 10 ribu.
Setelah beli mie ayam dengan senang hati kami berdua menunggu kopaja. Alhamdulillah ya, ternyata kopajanya gak terlalu rame, meskipun harus berdiri sih. Sambil menikmati perjalanan disenja yang kelabu itu kami saling bercerita dengan tema “segala sesuatu yang diberikan oleh Allah pasti ada hikmahnya”. Karena keasyikan berbagi cerita dan pengalaman akhirnya kopaja kamipun sudah sampai dikampung melayu. “Asyik kopajanya kosong, tapi kok kopajanya gak jalan lagi ya”. Karena kelamaan mikir kami berdua diteriakin sama pak sopir, “Mau kemana neng? Busnya Cuma sampai disini, buruan turun!
” Ooo ternyata busnya gak sampai asrama ya.. “yaudah deh, kita naik angkot aja” kata Yanti. “Oke” jawabku dengan wajah ceria tak berdosa.
Setelah beberapa detik kemudian aku tersadar”oya Yanti,aku kan gak punya uang lagi,kan uangnya udah diabisin buat beli mie ayam tadi,,TT Hiks,hiks, gimana dong, masak aku terlantar di kampung melayu sih??? ATM juga gak tau ada dimana.. Tidaaaaaak!!!!!! TT
Akhirnya Yanti juga baru inget kalau dia belum narik uang dan uang yang tadi adalah sisa uang yang dia miliki. Tapi tanggapan yang diberikan Yanti berbeda,” yaudah El, kalau gitu kita jalan kaki aja sambil menikmati pemandangan malam ini”. Apa?? Yanti bercanda ya?? atau dia serius gara-gara habis bahas mengenai “segala sesuatu yang diberikan oleh Allah pasti ada hikmahnya”... ckckckck, bener-bener ini si Yanti. Ya kali jalan keasrama, mau sampai jam berapa...
hmmm,, akhirnya aku berusaha memikirkan jalan keluar terbaik. Beberapa opsi muncul dikepalaku. Apa aku sama karina nekat naik angkot aja ya, trus kita berdua ngamen sampai asrama?? ah, tapi pasti ntar dimarahin kalau ngamennya lama banget kayak gitu
Ahhaa, atau pura-pura jualan aja “Ya permisi ya Om Tante ya, kami disini bukan mau menodong apalagi mau nyolong, disini kami mau menawarkan buku Robbin ya Om Tante ya, Gak mahal-mahal ya Om Tante ya, hanya 200 ribu Om Tante bisa belajar penyakit-penyakit Om Tante ya... “ Gila. Mana ada coba Om Tante yang mau beli Robbin....
Selagi aku mikirin ide konyol seperti itu, Yanti kembali lagi mengorek-ngorek isi tasnya. Akhirnya usaha keras Yanti membuahkan hasil. “EL, ini ada receh buat bayar ongkos”..
Alhamdulillah ya Allah... Bersyukur banget. Untung aja ada uang. Jadinya kita berdua gak perlu pura-pura ngamen ataupun pura-pura jualan ya Om Tente ya,,hahaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar