Rabu, 30 November 2011

Urgensi Dakwah Kampus


Dakwah Kampus??? Apa itu dakwah kampus???
Oke sebelum membahas masalah dakwah kampus, kita bahas dulu dakwah secara umum.
Jadi, dakwah  secara umum artinya menyeru kepada jalan Allah, penghancuran segala bentu kejahiliyahan dan pembinaan masyarakat islam dalam segala aspek kehidupan. Dakwah mengajak manusia kepada Allah sehingga mereka meninggalkan taghut, menyembah hanya kepada Allah dengan meninggalkan kegelapan jahiliyah menuju pada cahaya Islam yang terang benderang membawa manusia pada keselamatan yang nyata.

Lalu sebagai mahasiswa, apa yang bisa kita lakukan untuk berjihad dijalan Allah, mengajak manusia pada kebenaran islam??? Ya,, tidak lain tidak bukan adalah dengan berdakwah “Dakwah kampus”.
Dakwah kampus itu  akan menjadi sesuatu yang bernilai ketika berada dalam koridor yang benar . Dalam pelaksanaannya dakwah tersebut harus meggunakan metode yang sesuai dengan aturan Allah

Untuk mengetahui apakah dakwah yang kita lakukan udah bener atau belum kita harus tau dulu karakteristik dakwah secara umum dan sekaligus juga ciri kebenaran dari gerakan dakwah itu sendiri. So, langsung aja ya, karakteristik dan ciri kebenaran gerakan dakwah itu antara lain:
1. Rabbaniyah. Artinya dakwah tersebut berorientasi ketuhanan, bukan memihak pada golongan atau oknum tertentu tapi memihak hanya pada aturan Allah, dan bersumber pada Allah, serta tak ada niat selain meraih keridhaan Allah semata
2. mengedepankan aspek islamiyah sebelum aspek kelompok
3. Syumuliyah. mencakup semua aspek kehidupan, baik itu aqidah, sosila pilitik, ibadah dan lain-lain. Intinya merangkum semua aspek kehidupan manusia.
4. Kekinian, realistis,sesuai relita dan mengikuti perkembangan zaman
5. Alamiah, universal dan berkembang sesuai  dengan denyut dakwah diseluruh dunia
6. Ilmiah artinya dalam berdakwah harus memiliki argumen-argumen islam yang jelas
7. Menciptakan imunitas terhadap segala bentuk kemaksiatan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Hmm . . . Dakwah kampus itu sendiri  perlu impementasi dakwah ilallah dalam dunia perguruan tinggi, menyeru civitas akademika menuju kebenaran islam, mengedepankan intelektualitas dan profesionalitas. Da'i gak boleh mencederai dakwah islam

Kenapa sih pada heboh-heboh ngomongin dakwah kampus, emang apa istimewanya dakwah kampus itu???

*to be continue . . . . . .

Gak pulang gak masalah

Dari kemaren beberapa teman udah pulang kekampung masing-masing. Asik ya . . . mereka bisa pulang sesering yang mereka mau.
“Hmmm . . . Andaikan FKUI ada di Padang, andaikan ongkos pesawat ke Padang Cuma 100 ribu, andaikan semua anggota keluargaku ada disini,, andaikan,, andaikan. . . .”

Tapi tak ada gunanya berandai-andai, impossible banget pengandaian itu akan terjadi...
Kalau gak  pulang berarti gak bisa melihat senyum ibu yang begitu memesona, ayah yang begitu bijaksana dan adik kecil yang luar biasa serta kakak tempat berbagi cerita, tapi  yang penting mereka selalu mencoba berbagai cara agar aku bisa merasakan kehadiran mereka disini, dihati ini . . .

"Jiwa kita saja yang terpisah, tapi hati kita selalu menyatu"

Selasa, 29 November 2011

Cinta ini gak kalah Benarnya

Makna ‘Cinta Sejati’ terus dicari dan digali. Manusia dari zaman ke zaman seakan tidak pernah bosan membicarakannya. Sebenarnya? apa itu ‘Cinta Sejati’ dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya?

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Masyarakat di belahan bumi manapun saat ini sedang diusik oleh mitos ‘Cinta Sejati‘, dan dibuai oleh impian ‘Cinta Suci’. Karenanya, rame-rame, mereka mempersiapkan diri untuk merayakan hari cinta “Valentine’s Day”.

Pada kesempatan ini, saya tidak ingin mengajak saudara menelusuri sejarah dan kronologi adanya peringatan ini. Dan tidak juga ingin membicarakan hukum mengikuti perayaan hari ini. Karena saya yakin, anda telah banyak mendengar dan membaca tentang itu semua. Hanya saja, saya ingin mengajak saudara untuk sedikit menyelami: apa itu cinta? Adakah cinta sejati dan cinta suci? Dan cinta model apa yang selama ini menghiasi hati anda?

Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya yang begitu mengejutkan. Menurutnya: Sebuah hubungan cinta pasti akan menemui titik jenuh, bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu telah habis. Rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun. Jika telah berumur 4 tahun, cinta sirna, dan yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.

Menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber:www.detik.com  Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).

Wah, gimana tuh nasib cinta yang selama ini anda dambakan dari pasangan anda? Dan bagaimana nasib cinta anda kepada pasangan anda? Jangan-jangan sudah lenyap dan terkubur jauh-jauh hari.

Anda ingin sengsara karena tidak lagi merasakan indahnya cinta pasangan anda dan tidak lagi menikmati lembutnya buaian cinta kepadanya? Ataukah anda ingin tetap merasakan betapa indahnya cinta pasangan anda dan juga betapa bahagianya mencintai pasangan anda?

Saudaraku, bila anda mencintai pasangan anda karena kecantikan atau ketampanannya, maka saat ini saya yakin anggapan bahwa ia adalah orang tercantik dan tertampan, telah luntur.

Bila dahulu rasa cinta anda kepadanya tumbuh karena ia adalah orang yang kaya, maka saya yakin saat ini, kekayaannya tidak lagi spektakuler di mata anda.

Bila rasa cinta anda bersemi karena ia adalah orang yang berkedudukan tinggi dan terpandang di masyarakat, maka saat ini kedudukan itu tidak lagi berkilau secerah yang dahulu menyilaukan pandangan anda.

Saudaraku! bila anda terlanjur terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?

Para ulama’ sejarah mengisahkan, pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu bepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghujam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahman radhiallahu ‘anhu mabok kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut di antara bait-bait syair yang pernah ia rangkai:

Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negeri Samawah
Duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku?
Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita
Paras wajahnya slalu membayangi mataku dan menghuni batinku.
Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya,
Semoga bersama kafilah haji, ia datang dan akupun bertemu.

Karena begitu sering ia menyebut nama Laila, sampai-sampai Khalifah Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu merasa iba kepadanya. Sehingga tatkala beliau mengutus pasukan perang untuk menundukkan negeri Syam, ia berpesan kepada panglima perangnya: bila Laila bintu Al Judi termasuk salah satu tawanan perangmu (sehingga menjadi budak), maka berikanlah kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu. Dan subhanallah, taqdir Allah setelah kaum muslimin berhasil menguasai negeri Syam, didapatkan Laila termasuk salah satu tawanan perang. Maka impian Abdurrahmanpun segera terwujud. Mematuhi pesan Khalifah Umar radhiallahu ‘anhu, maka Laila yang telah menjadi tawanan perangpun segera diberikan kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu.

Anda bisa bayangkan, betapa girangnya Abdurrahman, pucuk cinta ulam tiba, impiannya benar-benar kesampaian. Begitu cintanya Abdurrahman radhiallahu ‘anhu kepada Laila, sampai-sampai ia melupakan istri-istrinya yang lain. Merasa tidak mendapatkan perlakuan yang sewajarnya, maka istri-istrinya yang lainpun mengadukan perilaku Abdurrahman kepada ‘Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan saudari kandungnya.

Menyikapi teguran saudarinya, Abdurrahman berkata: “Tidakkah engkau saksikan betapa indah giginya, yang bagaikan biji delima?”

Akan tetapi tidak begitu lama Laila mengobati asmara Abdurrahman, ia ditimpa penyakit yang menyebabkan bibirnya “memble” (jatuh, sehingga giginya selalu nampak). Sejak itulah, cinta Abdurrahman luntur dan bahkan sirna. Bila dahulu ia sampai melupakan istri-istrinya yang lain, maka sekarang iapun bersikap ekstrim. Abdurrahman tidak lagi sudi memandang Laila dan selalu bersikap kasar kepadanya. Tak kuasa menerima perlakuan ini, Lailapun mengadukan sikap suaminya ini kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Mendapat pengaduan Laila ini, maka ‘Aisyahpun segera menegur saudaranya dengan berkata:

يا عبد الرحمن لقد أحببت ليلى وأفرطت، وأبغضتها فأفرطت، فإما أن تنصفها، وإما أن تجهزها إلى أهلها، فجهزها إلى أهلها.

“Wahai Abdurrahman, dahulu engkau mencintai Laila dan berlebihan dalam mencintainya. Sekarang engkau membencinya dan berlebihan dalam membencinya. Sekarang, hendaknya engkau pilih: Engkau berlaku adil kepadanya atau engkau mengembalikannya kepada keluarganya. Karena didesak oleh saudarinya demikian, maka akhirnya Abdurrahmanpun memulangkan Laila kepada keluarganya. (Tarikh Damaskus oleh Ibnu ‘Asakir 35/34 & Tahzibul Kamal oleh Al Mizzi 16/559)

Bagaimana saudaraku! Anda ingin merasakan betapa pahitnya nasib yang dialami oleh Laila bintu Al Judi? Ataukah anda mengimpikan nasib serupa dengan yang dialami oleh Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu?(1)

Tidak heran bila nenek moyang anda telah mewanti-wanti anda agar senantiasa waspada dari kenyataan ini. Mereka mengungkapkan fakta ini dalam ungkapan yang cukup unik: Rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri.

Anda penasaran ingin tahu, mengapa kenyataan ini bisa terjadi?

Temukan rahasianya pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ. رواه الترمذي وغيره

“Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya).” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)

Orang-orang Arab mengungkapkan fenomena ini dengan berkata:

كُلُّ مَمْنُوعٍ مَرْغُوبٌ

Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).

Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, maka setan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda, sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmara haram, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehingga andapun bersemboyan: Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:

حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ

Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.

Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka spontan setan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkan tabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telah menggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diri pasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungan dengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial, harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebih luas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi, setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara anda berdua dengan perceraian:

فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ. البقرة 102

“Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yang dengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dari istrinya.” (Qs. Al Baqarah: 102)

Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?

Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nurani anda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dan anda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.

Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?

Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ. متفق عليه

“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih)

Dan pada hadits lain beliau bersabda:

إِذَا خَطَبَ إِلَيْكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ. رواه الترمذي وغيره.

“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.

الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ. الزخرف 67

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)

Saudaraku! Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه

“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)

Saudaraku! hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.

Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.

Saudaraku! setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan saudaraku…

Wallahu a’alam bisshowab, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan.

***

Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.

Kamis, 24 November 2011

Cinta yang benar-benar Cinta

Oleh: anonim

Ada sebuah kisah tentang cinta yang benar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui Rasul-Nya . . .



Pagi itu, walaupun langit mulai menguning,
burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah,.


"Wahai umatku..
kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya"


"Kuwariskan dua perkara kepada kalian,Al-Qur'an dan sunnahku"
Barangsiapa mencintai sunnahku berarti mencintaiku
dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk syurga bersamaku"


Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang
dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu


Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca


Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya


Usman menghela nafas panjang


Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam


Isyarat itu telah datang , saatnya sudah tiba


"Rasulullah akan meninggalkan kita semua", keluh hati semua sahabat kala itu
Manusia tercinta itu hampir selesai menunaikan tugasnya didunia


Tanda-tanda itu semakin kuat


Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah
dan goyah ketika turun dari mimbar


Disaat itu, , ,
kalau mampu,seluruh sahabat yang hadir disana pasti akan menahan detik-detik yang berlalu


Matahari kian tinggi,
tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup
Sedang didalamnya Rasulullah sedang terbaring lemah
dengan keningnya yang berkeringat
dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya


Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang yang berseru mengucapkan salam


"Bolehkan saya masuk?" tanyanya
Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk
"Maaf, ayahku sedang demam" kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu
kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah


"Siapakah itu wahai anakku?"


"Taktahulah ayahku, Sepertinya baru sekali ini aku melihatnya" tutur fatimah lembut


Lalu Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenangnya


"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan didunia


"Dialah malaikat maut", kata Rasulullah


Fatimahpun menahan ledakan tangisnya


Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertainya


Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini


"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?"tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah


"Pintu-pintu langit terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu", kata Jibril


Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan


"Engkau tidak senang mendengar kabar bahagia ini?" tanya Jibril lagi


"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"


"Jangan khawatir wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuaharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya," kata Jibril


Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugasnya


Perlahan ruh Rasulullah ditarik, nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,urat-urat lehernya menegang


"Jibril, betapa sakit sakratul maut ini", perlahan Rasulullah mengaduh


Fatimah terpejam, Ali disampingnya menunduk dalam dan Jibril memalingkan muka


"Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu, Jibril?" tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu


"Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril


Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tidak tertahankan lagi


"Ya Allah!!
Dahsyat sekali maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku"




Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan membisikkan sesuatu


Ali segera melekatkan telinganya,"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum, Peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu"


Diluar pintu, tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan
Fatimah menutupkan tangan diwajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan


Ummati.. Ummati.. Ummati


Dan berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu..


Allahumma shali 'ala Muhammad, wa baarik wa salim 'alaih
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita....


Kami juga mencintaimu Ya Rasulullah. . .
Dan Cinta Itu akan kami buktikan. . . ..

Senin, 21 November 2011

Fakta yang sangat GILA !!

Fakta yang sangat GILA

Setelah berdiskusi singkat dengan salah seorang teman mengenai lama pembelajaran mahasiswa preklinik dengan sistem modul, kami menemukan fakta yang sangat GILA.

Masa preklinik di FKUI kurang lebih 3 tahun, kemudian dikurang waktu MPKT  6 bulan,, hmmm
Berarti waktu efektif untuk belajar basic medicine tinggal 2 tahun 6 bulan. Belum lagi dikurangi dengan waktu liburan kemaren yang kurang lebih 4 bulan. Berarti waktu yang tersisa adalah 2 tahun 2 bulan.

Hufft,,,,Rasanya sangat menyesal tidak memanfaatkan waktu liburan tahun 1 dengan maksimal. TT.  

Tapi apa boleh buat waktu yang sudah berlalu tidak mungkin diulang lagi. Mulai dari sekarang, jangan buang-buang waktu lagi  . . . !!! Sekarang yang terpenting adalah memaksimalkan waktu dan mengejar ketertinggalan serta menangkap kembali ilmu-ilmu yang sudah menguap...lalalala

Semangaaaat . . .!!!

Bener banget kata Hasan al-banna : “kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia”

“Now,, Time Isn’t Money,, But Time is Knowledge”

Kini Kau Bukan Lagi "Teman" ku

Syukurku padaMu, Kau perkenalkan aku dengan banyak hambaMu untuk menjalin erat ikatan ukhuwah, begitu pun bahagiaku Kau hadiahkan untukku rasa cinta pada hamba-hambaMu hingga aku bisa lebih mengenalMu lewat makhluk yang Kau ciptakan.

Dan aku memiliki seorang “teman” dari sekian banyak hambaMu. Aku paham, ini bukanlah hal yang luar biasa, namun kutanggapi dengan keluarbiasaan. Aku menjadikannya teman dalam tanda kutip. Mungkin ada beberapa yang kuharapkan darinya, tapi sebenarnya tidak jelas antara harap dan tidak. Kutandai dia sebagai teman dalam tanda kutip. Tidak sama dengan temanku lainnya. Dan harus aku tau, aku tidak sedang berbicara tentang sesama jenisku.

Berulangkali, bahagia dengan keberadaannya, dan berulangkali juga aku cemas dengan tingkahnya. Seolah-olah dia adalah tawananku yang tidak layak beranjak sedikit pun dari pengawasanku. Baik dari Facebook, SMS, atau selintingan cerita dari orang-orang terdekatnya, atau media lainnya yang terkait dengan namanya.

Aku paham, dia adalah teman dalam tanda kutip. Seraya lelah kumencari kabar tentangnya, dan sesekali sedih berhampir “ah..  mungkin dia sudah melupakanku “, namun sesekali juga bahagia bertandang, “oh.. dia masih mengingatku..“. Alangkah payah membersamai ketidakpastian. Hubungan yang tidak jelas titik terangnya. Antara ukhuwah dan cinta. Seraya meraba, yang mana yang akan dipilih.

Sibuk memantau status FB-nya, sambil baca-baca komentnya ke beberapa orang. Akan sedih dan bingung ketika ada ikhwan lain yang ngelike statusnya atau ikhwan lain yang dia koment statusnya. Hmmm.. intinya, tidak terima keterkaitannya dengan ikhwan lain. Hmmm.. agak egois memang.

Dan lebih anehnya lagi, lelah memikirkan makna-makna yang ada dari sms-sms yang dia kirim. Seolah menjadi mufassir. “bisa jadi ,,, bisa jadi ,,, mungkin ,,, mungkin ,,, “, dan banyak lagi kalimat mengira-ngira lainnya. Menjadi mufassir atas tingkahnya yang bisa jadi biasa, namun dianggap luar biasa.

Dan akhirnya, setelah sekian lama berkutat dengan aktivitas ga jelas ini, kuputuskan bahwa hal ini sia-sia, melelahkan, menjemukan, membosankan. Dan seharusnya tafsiran yang harus ku cari lebih dahulu adalah “apa hubunganku dengannya? “. Aku yakin, kita bukan saudara sedarah yang harus ku tinjau perkembangannya, walau pun haqqul yakin kita adalah saudara seiman, seakidah yang harus saling menunaikan hak. Oleh Karena itu, sudah selayaknya statusnya kuubah saat ini juga, status yang membuatku kelimpungan mengintai FB-nya, membuatku kebingungan menafsir maksud pesan singkatnya. Jadi, dengarlah lewat alam bawah sadarmu, kalau sekarang kau adalah temanku, bukan teman dalam tanda kutip. Ingatkan aku jika terlupa membuat tanda kutip atas statusmu sebagai teman. . .



Oleh: Linda MS

Minggu, 20 November 2011

The Best Day

by : Taylor Swift


I'm five years old, it's getting cold
I've got my big coat on
I hear your laugh, and look up smiling at you
I run and run

Past the pumpkin patch, And the tractor rides
Look now the sky is gold
I hug your legs and fall asleep on the way home

I don't know why all the trees change in the fall
I know you're not scared of anything at all
Don't know if Snow White's house is near or far away
But I know I had the best day
With you today

I'm thirteen now and don't know how my friends
could be so mean
I come home crying and you hold me tight and grab the keys

And we drive and drive until we've found a town
Far enough away

And we talk and window-shop until I've forgotten all their names

I don't know who I'm gonna talk to
Now at school
I know I'm laughing on the car ride home with you
Don't know how long it's gonna take to feel okay
But I know I had the best day
With you today


I have an excellent father
His strength is making me stronger
God smiles on my little brother
Inside and out he's better than I am

I grew up in a pretty house
And I had space to run
And I had the best days with you

There is a video
I found from back when I was three
You set up a paint set in the kitchen
And you're talking to me

It's the age of princesses and pirate ships
And the seven dwarfs
Daddy's smart
And you're the prettiest lady in the whole wide world

Now I know why all the trees change in the fall
I know you were on my side
Even when I was wrong
And I love you for giving me your eyes
Staying back and watching me shine

And I didn't know if you knew
So I'm taking this chance to say
That I had the best day
With you today