Dari tadi hujannya gak berhenti juga,, Takuuut,, Tapi harus tetap bersyukur karena hujankan juga salah satu bentuk rahmat yang diberikan oleh Tuhan..
Saat hujan seperti ini aku jadi teringat akan sahabat yang nun jauh disana. Suatu hari (bebarapa tahun yang lalu) ketika kami sedang shalat ashar di masjid MU (Misbahul ‘Ulum) tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Seakan tak mau kalah, petirpun juga silih berganti menyambar. Seusai shalat, membaca Qur’an dan berdo’a, aku hanya duduk termangu menatap fenomena alam yang satu ini, tiba-tiba dengan lembut sahabatku memegang pundakku sambil berkata “Eli, ayo kita berdo’a bersama-sama, bukankah ketika hujan lebat seperti ini termasuk waktu yang mujarat untuk berdo’a?” Aku pun tersentak dan berhenti dari tafakur ‘alam sejenak. Kamipun berdo’a bersama-sama dengan khusyuk, tak lupa aku juga mendoakan sahabatku tadi yang sudah mengingatkan.
“Sahabatku, sungguh aku mencintaimu karena Allah, semoga Allah selalu melimpahkan rahmatnya untukmu.”
Hmmm.. sekarang mungkin kau tidak lagi disini, tapi memori yang telah terukir bersamamu,membuatku selalu merasakan hadirmu wahai sahabatku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar