Senin, 06 Februari 2012

Yakinlah dengan Energi penyembuhan Al-Qur'an

Sepotong kutipan dari buku al-Qur’an The Healing Book (Ir. Abduldaem al-Kaheel)

Terapi  al-Qur’an memiliki pijakan yang kuat dari sisi ilmiyah dan medis. Dizaman modern ini, sudah muncul beragam metode tradisional  yang menjadi pengobatan alternatif dan digunakan oleh banyak orang. Salah satunya adalah sound healing atau terapi suara. Para ilmuwan mengatakan bahwa sel otak memiliki frekuensi getar tertentu. Mereka lalu mencoba meneliti program detail yang ada disetiap jaringan sel yang mengatur kinerja otak sepanjang manusia hidup. Dari sanalah mereka mendapatkan kesimpulan bahwa kinerja otak terpengaruh oleh peristiwa eksternal yang memunculkan kondisi seperti aruma psikologis, dan beragam persoalan sosial orang yang bersangkutan.

Karena itu pula, seluruh sel yang berinteraksi dengan pengaruh2 tadi akan memunculkan sebuah aktivitas khusus yang mengakibatkan munculnya beragam benturan. Hal itulah yang kemudian mengakibatkan adanya gangguan  dalam sistem kerja tubuh secara menyeluruh, lalu menimbulkan beragam penyakit, baik fisik maupun psikologis.

Beberapa peneliti berpendapat bahwa cara termudah dan terbaik untuk menangani penyakit adalah memprogram ulang sel2 tsb. Atau dengan kata lain menyeimbangkan kembali getar frekuensi sel kepada keadaan normal. Telah banyak peneliti yang melakukan penelitian mengenai getaran akustik yang mampu mengembalikan sel kepada keadaan normal. Para ilmuwan barat tentunya akan lebih memilih terapi musik dan suara alam, serta suara akustik yang konstan.

Dari pembicaraan inilah kita bisa masuk pada pembahasan seputar peran pengobatan al-Qur’an dam do’a-do’a ma’tsur untuk menyembuhkan penyakit. Seperti kita ketahui, berdasarkan penelitian, suara yang didengarkan oleh seseorang akan sampai keotak melalui telinga dengan getaran akusitk. Saat orang sakit mendengarkan tilawah al-Qur’an, maka getar akustik yang muncul dari tilawah al-Qur’an tersebut akan sampai keotak dan memunculkan pengaruh positif frekuensi getaran sel  yang teratur sebagaimana yang telah ditetapkan Allah SWT fitahnya. Al-Qur’an memiliki keistimewaan yang luar biasa.
 Allah berfirman : “Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur’an? kalau kiranya al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak didalamnya” (Q.S An  Nisa: 82)

Itulah sebabnya al-Qur’an menjadi metode pengobatan yang paling baik dan paling mudah dilakukan. Karena mendengarkan suara tilawah al-Qur’an mampu mengambalikan keseimbangan terhadap sel yang sebelumnya rusak. Allah SWT yang menciptakan sel-sel tsb, dan Dialah yang juga menetapkan frekuensi getar tertentu bagi sel. Allah SWT yang Maha tahu apa yang paling baik untuk sel-sel otak manusia. Allah menyampaikan kepada kita bahwa al-Qur’an adalah asy-syifa (penyembuh).

“Dan kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang2 yang beriman dan al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang2 yang zalim kecuali kerugian” (Q.S al-Isra:82)

Baca lebih detail di Buku Al-Qur'an the Healing Book karya Ir. Abduldaem al-Kaheel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar