Minggu, 22 Juli 2012

Jangan membahas aib orang ;)


Beberapa Minggu yang lalu di FKUI...
Siang itu habis praktikum di parasitologi, saya dan seorang teman langsung menuju kafetaria. Dari tadi rasanya lambung sudah berteriak minta diisi. Setelah sampai di kafe, sambil nunggu pesanan, kami ngobrol-ngobro dulu. Awalnya bahas praktikum yang baru selesai. Eh, lama-lama malah ngomongin seseorang. Udah panjang lebar, sampai makanannya habis, ngomongin orangnya masih aja belum selesai. Biasa,, namanya juga wanita.. gak bisa diam kalau udah ngumpul...
Lagi asyik-asyik ngobrol, tiba-tiba terdengar suara seorang gadis cantik yang berteriak memanggil kami..
Ottoke, ternyata dari tadi dia ada dibelakang.. Gawat...
Tapi untung aja jaraknya masih lumayan jauh. Dan yang paling penting, untung aja yang kita omongin adalah hal-hal yang baik.. Fiuhhh. Lega..

Nahh,, itu dia untungnya kalau ngobrol sama teman2 yang dibahas adalah kebaikan orang lain, kitanya gak salah dan kalau tiba-tiba ketangkap basah lagi sama orang lagi kita omongin pun gak masalah,,

Coba aja kalau yang kita bahas adalah kejelekan-kejelekan orang lain,kitanya dosa karena membuka aib saudara sendiri. Kalau ketahuan sama orangnya juga bisa menciptakan api permusuhan....

:) :) :)

berubah-berbeda

merajut kembali benang-benang waktu

kembali menggali

dalam . . .

ke pusaran memori

adakah semua kembali sama ketika jejak-jejak itu kembali di tapaki

ataukah semuanya akan sangat berbeda??

kalau memang berbeda, aku harus melakukan apa??

apa ku harus memilih untuk terus berjalan

mengikuti perubahan jejak-jejak yang masa lalu yang sama sekali tidak kuingini

entahlah, semua ini terasa asing, terasa berbeda

Jumat, 06 Juli 2012

Persiapan Ramadhan

Ramadhan sebentar lagi... kalau dihitung-hitung sekarang H-13 Ramadhan lho teman-teman. Tidak terasa ya, waktu begitu cepat berlalu. Lalu bagaimana dengan persiapan kita menghadapi Ramadhan tahun ini? Sudah cukup kah??? Kalau belum cukup, masih ada waktu kawan. Ayo manfaatkan waktu persiapan kita sebaik-baiknya.. :)

Untuk mempersiapkan ramadhan dengan baik, tentunya kita harus mengerti dulu kenapa mempersiapkan ramdhan itu penting. Karena hanya orang yang memahami kalau ramadhan itu penting yang akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapinya. Seperti yang sama-sama kita ketahui ramadhan adalah bulan yang full barokah (penuh dengan manfaat dan kebaikan)

Ada beberapa langkah (isti'dad) yang haarus dipersiapkan untuk menghadapi ramadhan, yaitu:
  1. Persiapan Ruhiyah
    Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan ruhiyah kita. Diantaranya yaitu dengan memperbanyak puasa. Menurut Ust. Thalhah, Rasulullah lebih banyak melakukan puasa sunat di bulan sha'ban. Bagi orang yang tidak terbiasa puasa dianjurkan untuk melakukan puasa sunat sampai pertengahan sha'ban saja. Sebenarnya membiasakan puasa ini penting agar nanti pas ramadhan, sistem gastrointestinal kita tidak terlalu kaget.
    Selain dengan memperbanyak puasa, ruhiyah kita juga bisa dilatih dengan memperbanyak qiyamul lail (shalat malam). Harapannya dengan membiasakan shalat malam tersebut, nanti pas tarawih,sahur dan tahajjud pas ramadhan kitanya gak terlalu susah karena sudah jadi kebiasaan.
    Lalu apalagi yang bisa kita siapkan?? Yang selanjutnya yaitu dengan memperbanyak berdzikir. Tahukah teman-teman, Rasulullah yang sudah dijamin masuk syurga, masih tetap berzikir 100 kali perhari. Bagaimana dengan kita? Kalau seratus kali kebanyakan, kita bisa mulai sedikit-sedikit dulu dan berkelanjutan. Ibadah yang sedikit tapi berkelanjutan itu lebih disukai oleh Allah, daripada ibadah yang besar tapi cuma dilakukan sekali.
    Ruhiyah kita juga bisa dilatih dengan memperbanyak tilawah, shalat dhuha dan bersedekah.
    Mungkin yang diatas cuma beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan ruhiyah kita. Bagi yang belum memulai ayo kita mulai sekarang dan bagi yang sudah mulai mempersiapkan ayo lanjutkan. Mudah-mudahan apabila kita rutin melakukan kebaikan-kebaikan diatas, kebaikan2 tersebut bisa melekat menjadi kebiasaan dan membentuk karakter kita.
  2. Persiapan Ilmu
    Amal dan ilmu tidak bisa dipisahkan. Dalam melakukan suatu amalan, maka harusnya kita juga memiliki ilmu tentang amalan tersebut. Beberapa ilmu atau pengetahuan yang harus kita ketahui sebelum memasuki ramadhan, antara lain yaitu hal-hal yang mnyebabkan batalnya puasa, syarat syah puasa, hal-hal yang dianjurkan selama puasa, dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya teman-teman bisa baca di buku Fikih Puasa.
  3. Persiapan Jasad
    Ruhiyah oke, ilmu oke,tapi kitanya sakit. Ujung-ujungnya gak bisa maksimal juga selama ramadhan.Oleh karena itu, persiapan fisik juga penting dalam menghadapi ramadhan. Sedikit saran, olahraga yang baik dilakukan tiga kali seminggu @30 menit.
  4. Persiapan Uang
    Segala sesuatu memang butuh uang, tapi uang bukanlah segalanya. hehe. Persiapan uang tentunya penting juga sehingga selama ramadhan nanti kita tidak mengalami kekurangan. Uang yang kita siapkan tentunya juga bisa kita pakai untuk beramal sebaik mungkin.

    Mungkin sekian saja mengenai hal-hal yang harus kita persiapkan sebelum ramadhan. Tentunya apa yang sudah kita siapkan tersebut bisa kita tingkatkan selama ramadhan. Seperti yang kita semua tau, ibadah yang dilakukan dibulan ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan dibanding bulan-bulan biasa...

    Allahumma barik lana fi Rajab wa Sha'ban, wabalighna Ramadhan